diantara rintik
ku pegang payung
kau dekap aku
lalu kau berkata :
tunggulah aku, saat bunga bunga merekah ku kan kembali
rintik ini
di taman ini
setia ku menanti
kau tak pernah kembali
daun daun berguguran
langit gelap
badai menderu menyapu
ku terhempas
tiada lagi kenangan
tak kan lagi ada kenangan
mekar bunga nan indah
telah tumbuh di lain ladang