Angkuh

Tangis yang menetes
basahi pipimu
tak kan mampu menghapuskan
cintaku yang telah pudar
pudar terkikis angkuhmu

angkuh
angkuhmu itu

berulang kali kasih
ku ingatkan padamu
keangkuhan kan merampas
keutuhan cinta kita
kini terbuktilah sudah

Tak pantas dipertahankan
ini bukan cinta sejati
tak layak diperjuangkan
ini hanya menyiksa diri

cinta yang tulus
dan sentuhan yang menghangatkan jiwa
pastilah tumbuh dari kerendahan hati
maka tak mungkin kita bertahan
bila kau tak kunjung henti
memandang tinggi siapa dirimu
memperlakukanku tak lebih dari
teman kencan